Paradoks Likuiditas: Ketika M2 Membengkak Tapi Ekonomi Mikro Tertatih
Paradoks Likuiditas: Ketika M2 Membengkak Tapi Ekonomi Mikro Tertatih Oleh: Tim Analisis Ekonomi Jakarta, 25 Januari 2026 Angka Rp10.133 triliun bukanlah angka yang kecil. Jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) yang tercatat Bank Indonesia per Desember 2025 tersebut tumbuh 9,6% secara tahunan, menandakan likuiditas perekonomian yang melimpah. Namun, di balik gemerlap angka makroekonomi ini, tersimpan paradoks yang menggelisahkan: mengapa ekonomi mikro masih terengah-engah? Siapa yang Sebenarnya Menikmati Kue M2? 1. Sektor Perbankan dan Korporasi Besar Pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat sebesar 13,6% mengindikasikan bahwa sebagian besar likuiditas terserap dalam instrumen surat berharga negara (SBN) dan obligasi pemerintah. Siapa pemain utamanya? Bank-bank besar dan korporasi yang memiliki kapasitas untuk memarkir dana dalam instrumen rendah risiko ini. Data penyaluran kredit yang tumbuh 9,3% juga tidak menceritakan distribusi yang merata. Kredit korporasi ...