SEGALA SEMENTARA : Babak tentang Yang Fana dan Yang Ikhlas
SEGALA SEMENTARA : Babak tentang Yang Fana dan Yang Ikhlas Oleh Kang Asroh Gong (Asep Rohmandar) Kita hanya mampir sebentar, waktu pun sekadar pinjaman. Rumah bukan tempat abadi, rasa datang lalu pergi. Manusia hadir sebagai pelajaran, luka pun reda oleh waktu. Tawa mesti segera dinikmati, semua nanti jadi cerita. Kita tamu di bumi sendiri, mencari makna yang hakiki. Namun sementara yang ikhlas menjelma abadi di sisi-Nya. Bagian 1: AWAL Kita Hanya Mampir Kita bukan pemilik tanah yang kita pijak, hanya tamu yang diberi sandal sebentar sebelum pintu itu memanggil pulang. Napas ini pun pinjaman, detak jantung ini titipan, dan nama yang kita banggakan hanyalah label pada koper yang akan ditinggal. Sejak lahir kita sudah mengantre, menunggu giliran untuk kembali, tapi kita sibuk menata kursi seolah akan duduk selamanya di sini. Kita hanya mampir, di antara dua ketiadaan, membawa sedikit cerita, lalu pergi tanpa berpamitan panjang. Bagian 2: WAKTU Sewa Waktu Detik ini bukan milikm...