Postingan

Rekor pecah bahkan sebelum babak final dimulai — edisi 2026 catat sejarah baru

REKOR BARU: GOL TERBANYAK SEPANJANG SEJARAH PIALA DUNIA Rekor pecah bahkan sebelum babak final dimulai — edisi 2026 catat sejarah baru Oleh Asep Rohmandar Piala Dunia 2026 Jadi Edisi Paling Produktif dalam 96 Tahun Sejarah Turnamen Amerika Serikat, Kanada & Meksiko, 15 Juli 2026 Piala Dunia FIFA 2026 resmi mencatatkan diri sebagai edisi dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen — dan rekor itu pecah bahkan sebelum satu pun laga semifinal dimainkan. Rekor lama sebanyak 172 gol, yang sebelumnya dipegang Piala Dunia Qatar 2022 selama seluruh 64 pertandingannya, telah dilewati di pertandingan ke-59 turnamen 2026, menyisakan puluhan laga lagi hingga partai final di MetLife Stadium, New York, pada 19 Juli mendatang. 177+ Gol tercipta s.d. rekor pecah (laga ke-59) 104 Total laga edisi 2026 (naik dari 64) 48 Tim peserta — rekor terbanyak 2,99 Rata-rata gol/laga fase grup Detik-Detik Rekor Pecah Rekor tercipta pada laga Grup D antara Amerika Serikat melawan Turki. Gol pembuka A...

STUDI BANDING Online : JALUR FUNGSIONAL PENELITI DI NEGARA-NEGARA OECD DAN RELEVANSINYA BAGI INDONESIA

STUDI BANDING Online : JALUR FUNGSIONAL PENELITI DI NEGARA-NEGARA OECD DAN RELEVANSINYA BAGI INDONESIA 1. Pendahuluan Dalam upaya meningkatkan kapasitas riset nasional, Indonesia sedang mempertimbangkan penerapan jalur fungsional peneliti yang lebih jelas di perguruan tinggi, sebagaimana digagas oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Studi banding terhadap negara-negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberikan wawasan berharga tentang bagaimana sistem karier peneliti yang terpisah dari jalur akademik (dosen) dapat dikelola secara efektif. Negara-negara OECD umumnya memiliki ekosistem riset yang matang dengan diferensiasi peran yang jelas antara peneliti murni (research-only) dan dosen-peneliti (teaching-and-research). 2. Model Jalur Fungsional Peneliti di Negara OECD Berikut adalah analisis komparatif terhadap tiga model utama yang diterapkan di negara-negara OECD: A. Model Terpusat dan Hierarkis: Prancis (CNRS) 1.  Lembaga Utama: Centre Natio...

AI, DATA, DAN CYBER SECURITY: Kompetensi Digital untuk Masa Depan Industri

Gambar
AI, DATA, DAN CYBER SECURITY:  Kompetensi Digital untuk Masa Depan Industri Sebuah Esai Analitis Interdisipliner Disusun oleh: Asep Rohmandar 13Juni -13Juli 2026 Abstrak Transformasi digital yang berlangsung sejak dekade kedua abad ke-21 menempatkan tiga elemen — kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), data, dan keamanan siber (cyber security) — sebagai fondasi kompetensi yang menentukan daya saing industri di masa depan. Esai ini mengkaji secara interdisipliner bagaimana ketiga elemen tersebut saling terkait dalam membentuk ulang pasar kerja global, dengan merujuk pada laporan-laporan otoritatif seperti World Economic Forum Future of Jobs Report 2025 dan ISC2 Cybersecurity Workforce Study 2025, serta memetakannya ke dalam konteks kebutuhan talenta digital Indonesia menuju 2030. Argumen utama yang diajukan adalah bahwa penguasaan AI, literasi data, dan kesadaran siber bukan lagi kompetensi opsional bagi tenaga kerja industri, melainkan kompetensi inti (core competency) yang...

DESAIN TEKNIS KOMPREHENSIF: TOOL PENELUSURAN DEEPFAKE & SCAM TERINTEGRASI DALAM PLATFORM CITIZEN SCIENCE NASIONAL (PCSN)

DESAIN TEKNIS KOMPREHENSIF: TOOL PENELUSURAN DEEPFAKE & SCAM TERINTEGRASI DALAM PLATFORM CITIZEN SCIENCE NASIONAL (PCSN) Dokumen Spesifikasi Teknis & Arsitektur Sistem Versi: 1.0 Tanggal: 5 Juni 2026 Status: Draft Implementasi Strategis 1. Pendahuluan dan Latar Belakang Di era 2026, ancaman deepfake (media sintetis) dan scam berbasis AI (seperti voice cloning dan phishing generatif) telah menjadi risiko sistemik terhadap integritas informasi, keamanan finansial, dan stabilitas sosial. Platform Citizen Science Nasional (PCSN) tidak hanya berfungsi sebagai wadah partisipasi riset, tetapi juga sebagai garis pertahanan pertama melalui pendekatan crowdsourced intelligence. Tool ini, bernama "Veritas-AI Shield", dirancang untuk mendeteksi, memverifikasi, dan mengedukasi masyarakat serta peneliti mengenai keaslian konten digital. Desain ini mengintegrasikan deteksi otomatis berbasis AI mutakhir dengan validasi manusia (human-in-the-loop) untuk akurasi tinggi dan transparansi...

Ekonomi untuk Penjual dan Pembeli

Gambar
Ekonomi Penjual & Pembeli — Antologi Puisi  2025 Tulisan Asep Rohmandar Di Wattpad Antologi Puisi · Esai Ekonomi · Referensi Nobel Ekonomi  untuk Penjual dan Pembeli انتولوڬي ◆ Sebuah antologi puisi tentang transaksi, nilai, dan seni melipatgandakan kekayaan — bersandar pada kearifan para pemenang Nobel Ekonomi Genre Esai & Antologi Puisi Referensi Nobel Ekonomi Fokus Skill-up & Kekayaan Buka Halaman Pendahuluan · Pasal Pertama Di Mana Penjual Bertemu Pembeli, Lahirlah Peradaban Tentang Pasar sebagai Panggung Kemanusiaan Sebelum ada negara, sebelum ada agama yang tersistematisasi, sebelum ada filsafat yang tertulis — ada pasar. Di tepian sungai Tigris dan Eufrat, di persimpangan jalur sutra Karakoram, di pelabuhan-pelabuhan yang berbau garam dan rempah di Nusantara, manusia telah bertemu dengan satu tujuan sederhana namun revolusioner: menukar apa yang mereka miliki dengan apa yang mereka butuhkan. Transaksi adalah salah satu penemuan paling gemilang peradaban manu...

Menakar Keberlanjutan JKN Melalui Lensa Tata Kelola IPOI dan Dinamika MOOD

Menakar Keberlanjutan JKN Melalui Lensa Tata Kelola IPOI dan Dinamika MOOD Oleh: Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Sunda Nusantara dan Anggota BPJS Kesehatan Mandiri Kelas 3 Abstrak Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan merupakan salah satu pencapaian terbesar Indonesia dalam pembangunan sosial. Dalam kurun waktu satu dekade, JKN berhasil mencakup 98,7 persen populasi Indonesia atau sekitar 268 juta jiwa—sebuah capaian yang diakui secara global sebagai salah satu perluasan universal health coverage (UHC) tercepat di dunia. Namun, di balik keberhasilan tersebut, ancaman serius terhadap keberlanjutan program terus membayangi. Defisit operasional yang berkepanjangan, ketimpangan akses layanan, serta fluktuasi kepercayaan publik menjadi tantangan sistemik yang memerlukan penguatan tata kelola kelembagaan secara mendasar. Esai ini menawarkan sebuah perspektif baru dalam membedah dan memperkuat tata kelola JKN melalui integrasi metode IPOI (Input...