Postingan

Analisis APBN 2026: Ketahanan terhadap Kenaikan Harga Minyak di Atas $100/Barel

Gambar
Analisis APBN 2026: Ketahanan terhadap Kenaikan Harga Minyak di Atas $100/Barel Berdasarkan data dari slide-slide di atas, berikut analisisnya: 📊 Kondisi Baseline APBN 2026 (s.d. 31 Maret 2026) | Indikator | APBN 2026 | Realisasi s.d. Mar | | Pendapatan Negara | Rp3.153,6 T | Rp574,9 T (+10,5%) | | Belanja Negara | Rp3.842,7 T | Rp815,0 T (+31,4%) | | Defisit | Rp689,1 T | Rp240,1 T | | % thd PDB | 2,68% | 0,93% | Asumsi ICP dalam APBN 2026 kemungkinan sekitar $65–70/barel (berdasarkan data ICP aktual Feb'26 = $64,8/barel, turun 10,3% YoY). 💪 FAKTOR KEKUATAN jika Minyak > $100/Barel 1. Penerimaan PNBP SDA Migas Melonjak - Saat ini PNBP SDA Migas hanya Rp18,6 T (15,8% APBN) karena ICP rendah ($64,8) - Jika ICP naik ke $100+, potensi kenaikan PNBP Migas bisa +50–60% atau tambahan Rp9–12 T - Lifting minyak saat ini 579 rbph — setiap $1 kenaikan ICP ≈ Rp1,5–2 T tambahan penerimaan 2. Penerimaan Pajak Sudah Tumbuh Kuat - Pajak Q1 2026 tumbuh +20,7% YoY (neto Rp394,8 T) ...

Pemikiran Ekonomi Hakan Yilmazkuday: Kajian Komprehensif

🎓 Pemikiran Ekonomi Hakan Yilmazkuday: Kajian Komprehensif Prof. Hakan Yilmazkuday adalah Professor of Economics di Florida International University (FIU) dengan bidang keahlian utama: International Economics, Macroeconomics, Monetary Economics, Regional Economics, serta Growth and Development. [Fiu](https://economicsarchive.fiu.edu/people/full-time-faculty/hakan-yilmazkuday/) Karya ilmiahnya telah dikutip lebih dari 3.822 kali di Google Scholar, menjadikannya salah satu ekonom paling berpengaruh di bidang perdagangan internasional, keuangan, dan makroekonomi. [Google Scholar](https://scholar.google.com/citations?user=czu6ChoAAAAJ&hl=en) 1. 🌐 Perdagangan Internasional & Kesejahteraan Yilmazkuday berpandangan bahwa manfaat perdagangan internasional tidak bersifat seragam, melainkan sangat bergantung pada heterogenitas sektoral. Dalam risetnya bersama Rahul Giri dan Kei-Mu Yi, ia meneliti pertanyaan mendasar: "Gains from Trade: Does Sectoral Heterogeneity Matter?" yan...

Selamat Memperingati Wafatnya Isa Almasih, Jumat Agung 2026 !

Selamat Jumat Agung, 3 April 2026! Dari semua usaha SBBG dan Keluarga, kami mengucapkan selamat memperingati wafatnya Isa Almasih. Semoga pengorbanan-Nya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk hidup dalam kasih, pengampunan, dan kesetiaan. "Semoga kasih yang terpancar dari pengorbanan-Nya menjadi terang dalam setiap keputusan yang diambil" ¹. Kami berharap hari ini menjadi waktu untuk merenung, memohon pengampunan, dan kembali mendekatkan diri kepada Tuhan. Selamat beribadah Jumat Agung! SBBG dan Keluarga

DAYA SAING INDONESIA 2025 : Berdasarkan IMD World Competitiveness Booklet

Gambar
ANALISIS KOMPREHENSIF DAYA SAING INDONESIA 2025 Berdasarkan IMD World Competitiveness Booklet Solusi Kebijakan dalam Tantangan Krisis Geopolitik & Geo-Ekonomi Global Oleh Asep Rohmandar  Disusun berdasarkan data IMD World Competitiveness Yearbook 2025  |  Maret 2025 I. PENDAHULUAN: POSISI INDONESIA DI PANGGUNG GLOBAL Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu negara G20, kembali menjadi sorotan dalam laporan IMD World Competitiveness Booklet 2025. Dengan populasi 281,6 juta jiwa dan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar US$1.388,8 miliar, Indonesia memiliki modal dasar yang kuat untuk bersaing di tataran global. Namun demikian, data terkini menunjukkan dinamika yang kompleks—baik kemajuan yang membanggakan maupun tantangan struktural yang masih harus diselesaikan. Dalam peringkat daya saing global yang mencakup 69 negara, Indonesia menempati posisi ke-40 pada tahun 2025. Angka ini mencerminkan sedikit penurunan dari puncak peringkat ...

INVISIBLE HAND & ASIMETRI DALAM EKONOMI PENDIDIKAN POLITIK :Teori, Praktik, dan Kebijakan

KAJIAN KOMPREHENSIF INVISIBLE HAND & ASIMETRI DALAM EKONOMI PENDIDIKAN POLITIK Teori, Praktik, dan Kebijakan Dilengkapi dengan Kutipan Para Pemenang Nobel Prize Ekonomi ABSTRAK Artikel ini menganalisis secara komprehensif dua konsep fundamental ekonomi — Invisible Hand (Tangan Tak Terlihat) dari Adam Smith dan Asimetri Informasi — dalam konteks ekonomi pendidikan politik. Mengintegrasikan perspektif teoritis dari para pemenang Nobel Ekonomi seperti George Akerlof, Joseph Stiglitz, Kenneth Arrow, Gary Becker, Amartya Sen, hingga Paul Romer, kajian ini menelaah bagaimana pasar pendidikan bekerja, mengapa kegagalan pasar terjadi, dan bagaimana kebijakan publik dapat dirancang untuk mengatasi distorsi yang ditimbulkan oleh asimetri informasi. Artikel ini juga membahas dimensi politik dalam pengambilan keputusan pendidikan, termasuk rent-seeking, capture theory, dan peran kelembagaan dalam membentuk insentif aktor pendidikan. BAB I: PENDAHULUAN — PASAR, PENDIDIKAN, DAN KEKUASAAN Pendidi...