Postingan

STRATEGI KOLABORASI RISET TERAPAN BERBASIS KECERDASAN ARTIFISIAL

Gambar
MASYARAKAT PENELITI MANDIRI KASUNDAAN NUSANTARA DAN PT. SBBG BANDUNG STRATEGI KOLABORASI RISET TERAPAN  BERBASIS KECERDASAN ARTIFISIAL Membangun Ekosistem Sinergis Pendidikan Tinggi–Industri Manufaktur di Kawasan Industri Jawa Barat Studi Kasus: Quality Inspection, Object Detection, OCR, dan Production Monitoring di Kawasan Industri Cikarang Disusun oleh Asep Rohmandar Peneliti Independen — MPMKN / Surya Bima Berlian Group Agustus 2026 ABSTRAK Esai strategi ini merumuskan rancangan program dan arsitektur kelembagaan bagi kolaborasi riset terapan berbasis kecerdasan artifisial — mencakup quality inspection, object detection, optical character recognition (OCR), dan production monitoring — antara institusi pendidikan tinggi dan industri manufaktur skala besar di kawasan industri Jawa Barat, dengan Cikarang sebagai simpul rujukan. Berpijak pada model Triple Helix (Etzkowitz & Leydesdorff) yang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah daerah, esai ini menyusun program kola...

Dari "Apa Jurusanmu?" Menuju "Apa Kompetensimu?" Menyongsong Era Ekonomi Kecerdasan

Gambar
Dari "Apa Jurusanmu?" Menuju "Apa Kompetensimu?"  Menyongsong Era Ekonomi Kecerdasan Oleh A. Rohmandar                                              Pendahuluan Di tengah gempuran disrupsi teknologi, dunia pendidikan tinggi sedang menghadapi ujian terberat dalam sejarahnya. Ratusan program studi di berbagai negara, termasuk China, mulai ditutup atau direstrukturisasi. Bukan karena kegagalan, melainkan karena keberanian untuk beradaptasi dengan realitas baru: dunia telah bergerak dari Knowledge Economy menuju Intelligence Economy. Apa yang terjadi di China bukanlah fenomena lokal. Ini adalah peringatan keras bagi seluruh sistem pendidikan global, termasuk Indonesia, bahwa kurikulum yang dibangun untuk kebutuhan industri 20–30 tahun lalu tidak lagi relevan menghadapi lompatan teknologi hari ini. Pergeseran Paradigma: dari Pengetahuan ke Kecerdasan Pada era eko...

Rencana Ekosistem APC (Article Processing Charge) di SBBG Publishing.

Rencana Ekosistem APC (Article Processing Charge) di SBBG Publishing.                                                                Perencanaan untuk bedah ekosistem APC (Article Processing Charge) di SBBG Publishing dengan dua skala: lokal/nasional dan internasional. Perbedaan utamanya ada pada kapasitas pendanaan, infrastruktur penerbitan, dan tujuan distribusi manfaat.   📊 Distribusi APC Skala Lokal/Nasional | Stakeholder | Persentase | Alasan | | Penerbit lokal | 30% | Infrastruktur sederhana, biaya editing, layout, hosting. | | Reviewer lokal | 25% | Insentif lebih besar untuk meningkatkan kualitas peer-review di ekosistem riset nasional. | | Penulis | 20% | Mendapat kembali dalam bentuk insentif publikasi, reputasi, dan akses terbuka. | | Institusi/Universitas | 15% | Mendukung riset, menyediakan dana riset, dan...

PROSPEK DAN TANTANGAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN EKSPERIMENTAL ILMU ALAM UNTUK REKAYASA INDUSTRI DI JAWA BARAT

MASYARAKAT PENELITI MANDIRI KASUNDAAN NUSANTARA PROSPEK DAN TANTANGAN PENELITIAN DAN  PENGEMBANGAN EKSPERIMENTAL ILMU ALAM  UNTUK REKAYASA INDUSTRI DI JAWA BARAT Kajian Komprehensif Berbasis Referensi Terverifikasi Disusun oleh Asep Rohmandar Peneliti Independen — MPMKN / Surya Bima Berlian Group Agustus 2026 ABSTRAK Kajian ini menelaah prospek dan tantangan penelitian dan pengembangan (litbang) eksperimental di bidang ilmu pengetahuan alam dan rekayasa industri (KBLI 72101/72109) di Provinsi Jawa Barat. Menggunakan pendekatan tinjauan literatur dan dokumen kebijakan terkini (2025–2026), kajian ini mengidentifikasi tiga pendorong utama pertumbuhan ekosistem litbang — hilirisasi riset nasional, penguatan kelembagaan riset daerah, dan intensifikasi kemitraan kampus-industri — serta tiga tantangan struktural: keterbatasan pendanaan riset nasional, fragmentasi kelembagaan lintas-daerah, dan kesenjangan antara riset akademik dengan kebutuhan industri riil. Kajian ditutup dengan rek...

Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) untuk Surya Bima Berlian Group (SBBG)

Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) untuk Surya Bima Berlian Group (SBBG), yang disusun berdasarkan praktik umum Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia serta prinsip koperasi sosial–inovatif yang sesuai dengan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan ketentuan perdata lainnya. 🧾 ANGGARAN DASAR SURYA BIMA BERLIAN GROUP (SBBG) BAB I – NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Badan ini bernama Surya Bima Berlian Group , disingkat SBBG . Berbentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT) sosial dan glokal . Beralamat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia. SBBG dapat membuka kantor cabang atau perwakilan di tempat lain di dalam dan luar negeri. BAB II – AZAS, TUJUAN DAN USAHA Pasal 2 – Azas Berdasarkan azas: profesionalisme, keberlanjutan, kemandirian, dan keberpihakan pada nilai lokal. Pasal 3 – Tujuan Mewujudkan ekosistem usaha berkelanjutan dan inovatif berbasis kearifan lokal. Memberikan kontribusi nyata pada pembangunan ekonomi, pendidikan, dan t...

Pengembangan Teknologi Sel Surya yang Efisien untuk Menghasilkan Energi Terbarukan

Pengembangan Teknologi Sel Surya yang Efisien untuk Menghasilkan Energi Terbarukan                                                                                                                                 Oleh Asep Rohmandar                                     Abstrak Krisis iklim global dan kebutuhan transisi energi mendorong pengembangan teknologi fotovoltaik (photovoltaic/PV) menuju efisiensi konversi yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah. Esai ini membahas perkembangan teknologi sel surya dari generasi silikon kristal konvensional hingga arsitektur tandem p...

Inefisiensi Kebijakan APBN/APBD: Ancaman Tersembunyi bagi Stabilitas Ekonomi Mikro dan Pemerataan Pendapatan (Gini Ratio) di Indonesia

KAJIAN ANALITIS  Inefisiensi Kebijakan APBN/APBD: Ancaman Tersembunyi bagi Stabilitas Ekonomi Mikro dan Pemerataan Pendapatan (Gini Ratio) di Indonesia Sebuah Telaah Komprehensif atas Transmisi Kegagalan Fiskal terhadap Ketahanan Ekonomi Rakyat Disusun oleh: Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara (MPMKN) Agustus 2026 ABSTRAK Kajian ini menelaah relasi kausal antara inefisiensi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) dengan stabilitas ekonomi mikro serta tingkat ketimpangan pendapatan sebagaimana tercermin dalam Gini Ratio. Menggunakan kerangka Input–Proses–Output–Impact (IPOI) yang dipadukan dengan pendekatan Triangulasi Teo-Etis, kajian ini menunjukkan bahwa rendahnya realisasi belanja daerah, dominasi pos belanja penunjang atas belanja layanan publik, serta pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) pascaterbitnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 telah melemahkan daya dorong fiskal terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Meneng...