Postingan

RAPBN 2027 DI TENGAH ANCAMAN RISIKO RESESI DAN PELEMAHAN BERBAGAI INDIKATOR EKONOMI

RAPBN 2027 DI TENGAH ANCAMAN RISIKO RESESI DAN PELEMAHAN BERBAGAI INDIKATOR EKONOMI Oleh: Asep Rohmandar Pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 disusun pada momentum yang paradoksal. Di satu sisi, pemerintah dan DPR menyepakati asumsi makro yang cukup optimistis — pertumbuhan ekonomi 5,8 hingga 6,5 persen, sebagai batu loncatan menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029. Di sisi lain, berbagai indikator riil sepanjang semester pertama 2026 justru menunjukkan tren pelemahan: aktivitas manufaktur terkontraksi tajam, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) meningkat, rupiah terdepresiasi jauh melampaui asumsi resmi, dan neraca perdagangan mencatatkan defisit pertama dalam enam tahun. Esai ini menelaah kesenjangan antara postur RAPBN 2027 yang ambisius dengan realitas indikator ekonomi yang melemah, guna memetakan risiko fiskal yang perlu diantisipasi pemerintah. Postur RAPBN 2027: Target Pertumbuhan Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global Dalam pidato ...

KOPERASI MERAH PUTIH DAN POTENSI PELANGGARAN HUKUM PERSAINGAN USAHA (KPPU)

KOPERASI MERAH PUTIH DAN POTENSI PELANGGARAN HUKUM PERSAINGAN USAHA (KPPU) Dampaknya terhadap Keberlangsungan Pedagang Usaha Mikro di Indonesia Disusun oleh: Asep Rohmandar Masyarakat Peneliti Mandiri Kasundaan Nusantara Juli 2026 Abstrak Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang diinisiasi pemerintah sebagai instrumen pemerataan ekonomi dari tingkat akar rumput, telah mencatatkan pertumbuhan transaksi signifikan hingga mencapai Rp56,57 miliar dari 53.233 aktivitas perdagangan secara nasional per Juli 2026. Di balik capaian tersebut, muncul kekhawatiran serius dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pedagang warung dan pasar tradisional, bahwa fasilitas negara berupa subsidi, akses distribusi Bulog/ID FOOD, dan infrastruktur logistik yang diberikan kepada KDKMP berpotensi menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Esai i...

DAMPAK SUPER EL NIÑO 2026 DAN PELEMAHAN RUPIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN III DAN IV 2026

Gambar
DAMPAK SUPER EL NIÑO 2026 DAN PELEMAHAN RUPIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN III DAN IV 2026 Oleh: Asep Rohmandar Pendahuluan Memasuki paruh kedua tahun 2026, perekonomian Indonesia dihadapkan pada dua tekanan yang datang hampir bersamaan: fenomena iklim El Nino yang oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dikonfirmasi telah memasuki kategori kuat, dan pelemahan nilai tukar rupiah yang berlanjut hingga menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada akhir Juli 2026. Kombinasi guncangan sisi penawaran (iklim) dan guncangan sisi moneter-eksternal (kurs) berpotensi membentuk pola pertumbuhan ekonomi yang berbeda antara Triwulan I-II 2026 yang relatif kuat dengan Triwulan III-IV 2026 yang diproyeksikan melambat. Esai ini menelaah kedua faktor tersebut secara terpisah maupun interaksinya, dengan bersandar pada data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), BMKG, Bank Indonesia, serta proyeksi lembaga riset independen seperti Center of Reform on Economics ...

Tekanan Tiga Sisi: Pelemahan Rupiah, Perlambatan Ekonomi, dan Pergantian Gubernur BI – Dampak Komprehensif terhadap Moneter, Fiskal, dan Cadangan Devisa

Tekanan Tiga Sisi: Pelemahan Rupiah, Perlambatan Ekonomi, dan Pergantian Gubernur BI – Dampak Komprehensif terhadap Moneter, Fiskal, dan Cadangan Devisa Abstrak Pada Juli 2026, perekonomian Indonesia menghadapi ujian terberat dalam beberapa tahun terakhir: nilai tukar rupiah mendekati rekor terendahnya terhadap dolar AS, pertumbuhan ekonomi kuartal II/2026 diperkirakan melambat secara signifikan, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tiba-tiba mengundurkan diri. Ketiga guncangan ini saling terkait dan menimbulkan tekanan sistemik terhadap kebijakan moneter, kebijakan fiskal, serta posisi cadangan devisa. Artikel ini menganalisis secara komprehensif tantangan yang dihadapi perekonomian Indonesia serta implikasinya terhadap stabilitas makroekonomi ke depan. 1. Krisis Nilai Tukar: Rupiah Terjun ke Level Terendah Sepanjang tahun 2026, nilai tukar rupiah tercatat melemah lebih dari 7% terhadap dolar AS, menjadikannya mata uang dengan performa terburuk di Asia. Pada 8 Juni 2026, rup...

Webinar Recap & Actionable Guide: Digital PR Strategy for Global Brands

Gambar
Webinar Recap & Actionable Guide: Digital PR Strategy for Global Brands Date: 28th July 2026 Ora Konferensi MSDC TIIKM Presenter: Dr. Martha Tri Lestari (Telkom University Indonesia) This guide synthesizes the research topics and key steps discussed during the webinar into a structured action plan for building global brand resilience. Part 1: Key Steps for Creating Brand Loyalty, Trust, and Engagement To move beyond simple awareness, a global brand must focus on "what success looks like" and how to achieve it. Here are the consolidated key steps: 1. Define Success with Clear Measurement (ROI & KPIs) a· Set Benchmarks: Establish PR KPIs by market (e.g., Share of Voice, Sentiment, Referral Traffic, Branded Search Lift). b· Master Attribution: Understand what PR can actually claim credit for in the modern marketing funnel (awareness vs. conversion). c· Score Beyond Impressions: Prioritize the quality of engagement over the quantity of eyeballs. 2. Develop a C...

Manfaat Recursive Index of Rationality dalam Knowledge-Oriented Policy under Adaptive Mechanism bagi Mahasiswa Teknik Industri

ESAI AKADEMIK Manfaat Recursive Index of Rationality dalam Knowledge-Oriented Policy under Adaptive Mechanism bagi Mahasiswa Teknik Industri Oleh: Asep Rohmandar Catatan Kerangka Konseptual Recursive Index of Rationality (RIR) merupakan kerangka analitis yang disusun dalam esai ini sebagai alat bantu berpikir, dengan merangkai kembali gagasan rasionalitas terbatas, sibernetika, dan manajemen adaptif yang telah mapan dalam literatur ilmu keputusan dan rekayasa sistem. Kerangka ini disajikan sebagai model heuristik untuk kepentingan pembelajaran, bukan sebagai teori baku yang telah diuji secara empiris dalam publikasi ilmiah tertentu. I. Pendahuluan Mahasiswa Teknik Industri dididik untuk menjadi perancang sistem yang menjembatani manusia, mesin, informasi, dan kebijakan dalam satu kesatuan yang produktif. Namun demikian, kompleksitas dunia nyata sering kali melampaui kapasitas model keputusan linear yang diajarkan pada tahap dasar. Rasionalitas manusia dan organisasi bersifat terbatas, ...

Dampak terhadap Literasi: Menumbuhkan Ekosistem Baca-Tulis

Gambar
Dampak terhadap Literasi: Menumbuhkan Ekosistem Baca-Tulis                                                                                                   Komunitas penulis memiliki dampak yang signifikan dan multidimensional terhadap literasi, numerasi, dan kualitas peradaban. Keberadaan mereka tidak hanya menjadi wadah berekspresi, tetapi juga fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan berdaya. 📈 Dampak terhadap Literasi: Menumbuhkan Ekosistem Baca-Tulis 1· Membangun Ekosistem Literasi: Aktivitas membaca dan menulis adalah ekosistem literasi yang harus dibangun di semua lini kehidupan. Komunitas seperti Forum Lingkar Pena (FLP) mencanangkan gerakan #LiterasiBerdaya untuk menjadikan literasi se...